Kesehatan

Tata Cara Mandi Wajib bagi Perempuan setelah Haid

Sebagai seorang perempuan, anda harus memahami betul apa itu haid, kapan haid datang dan kapan haid selesai. Nah, ketika seorang wanita haid, dia tidak diperbolehkan melaksanakan ibadah di mana harus suci tanpa hadats. Dan setelah haid usai, anda diwajibkan mandi wajib. Adapun tata cara mandi wajib bagi perempuan adalah sebagai berikut:

  1. Niat

Pada dasarnya, tata cara mandi wajib antara laki-laki dan perempuan itu sama. Niatnya secara umum pun sama. Namun ada beberapa kasus di mana perempuan perlu membaca niat mandi wajib secara jelas atau sebagai penegasan. Misalnya saja apakah mandi wajib yang dilakukan karena haid, nifas atau hubungan badan. Maka anda bisa membaca niat meliputi:

Niat mandi wajib umum

نويت الغسل لرفع الحدث الأكبر فرضا لله تعالى

Niat mandi wajib haid

نويت الغسل لرفع الحدث الحيض فرضا لله تعالى

Niat mandi wajib nifas

نويت الغسل لرفع الحدث النفاس فرضا لله تعالى

  1. Membasuh tangan

Langkah mandi wajib selanjutnya adalah anda membasuh tangan. Basuhlah tangan anda hingga 3 kali. Dalam madzhab Syafi’i, niat mandi wajib harus dibaca bersamaan dengan saat air disiramkan pertama kali ke tubuh. Dan pada saat inilah bacaan niat mandi wajib bisa dibaca.

  1. Membersihkan kotoran dan najis

Tahap selanjutnya yang perlu anda lakukan untuk mandi wajib adalah membersihkan kotoran atau najis yang menempel pada tubuh. Haid adalah darah yang keluar dari alat kelamin wanita. Darah ini merupakan darah yang keluar akibat tidak dibuahinya sel telur oleh sel sperma. Dan bagian inilah yang perlu anda bersihkan.

  1. Berwudhu

Haid merupakan salah satu bentuk hadast besar. Maka tata caranya pun harus dilakukan secara berbeda. Anda harus mandi wajib. Namun sebelum mandi, anda harus berwudhu terlebih dahulu. Berwudhu berfungsi untuk menyucikan diri dari hadast kecil. Jadi sebelum membersihkan hadats besar, bersihkan dahulu hadats kecil. Lakukan wudhu seperti anda berwudhu untuk sholat. Penuhi semua rukun dan syarat berwudhu.

  1. Mandi wajib

Hukum mandi wajib setelah haid adalah fardhu ain. Artinya, mandi wajib atau mandi jinabah hukumnya adalah wajib. Tanpa mandi wajib, ibadah ritual seperti sholat, puasa, membaca Al-Qur’an, masuk masjid dilarang. Sehingga tidak sah shalat seseorang yang telah habis masa haidnya, tetapi tidak mandi wajib.

Setelah mengetahui hukum mandi wajib, maka anda harus melakukan tahap mandi wajib selanjutnya berupa mandi. Tata caranya adalah anda mengguyur tubuh di sebelah kanan terlebih dahulu. Kemudian anda bisa beralih ke tubuh bagian kiri. Setiap guyuran dilakukan sebanyak 3 kali. Lalu anda gosok tubuh bagian depan dan belakang sebanyak 3 kali. Jangan lupa untuk membersihkan sela-sela rambut dan kulit kepala. Anda perlu memastikan bahwa air mengguyur semua bagian tubuh, tidak terkecuali lipatan-lipatan kulit, pangkal rambut dan kemaluan.

Perlu ingat untuk menghindari kemaluan. Hindari untuk menyentuh kemaluan. Apabila kemaluan anda tersentuh, maka berwudhu-lah kembali.

Nah, demikian itu adalah tata cara mandi wajib untuk perempuan setelah haid. Sebenarnya tata cara ini juga sama berlaku pada laki-laki. Dan dari seluruh tahapan, niat, membersihkan najis dan menyiramkan air ke seluruh tubuh adalah wajib. Selebihnya adalah sunnah muakkad di mana anda akan mendapatkan keutamaan jika melakukannya. Jadi jika ingin mendapatkan keutamaan mandi wajib, sebaiknya dilakukan bagian sunnah-nya pula. Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat.